Selasa, 26 Januari 2010

Cuaca Musim Haji dan Umroh

.Bagi orang yang sudah biasa tinggal di tempat dengan cuaca dan iklimnya yang tidak banyak berubah seperti di Indonesia, perubahan yang sedikit saja sudah akan dirasakan sebagai gangguan. Oleh karena itu tidak sedikit jamaah Haji dan Umroh yang jatuh sakit ketika sampai di Arab Saudi yang cuaca dan iklimnya jauh berbeda dengan cuaca dan iklim di Indonesia. Memang benar bahwa mental dan fisik harus dipersiapkan, dan disamping itu persiapan untuk menghadapi cuaca dan iklim juga penting. Bawalah payung, meskipun hujan jarang terjadi, tetapi terik matahari dapat memberi dampak yang cukup serius.

Kapan cuaca yang cocok?

Pertanyaan tersebut rupanya sulit dicarikan jawaban yang tepat, karena untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umroh berkaitan dengan banyak faktor pertimbangan, sehingga memilih waktu cuaca yang cocok harus dikesampingkan. Terlebih pula waktu Haji tanggal 9 Dzulhijjah adalah waktu yang sudah pasti. Tetapi karena kalender untuk menetapkan hari tersebut diperhitungkan dengan dasar peredaran bulan yang selalu bergeser lebih awal 9-10 hari setiap tahunnya dibandingkan waktu menurut kalender umum yang berdasarkan peredaran matahari, maka musim Haji setiap tahunnya selalu akan berbeda cuacanya karena cuaca dan iklim lebih banyak berkaitan dengan peredaran matahari Oleh karena itu persoalan yang perlu diperhatikan adalah apa yang harus dipersiapkan untuk mengahadapi kemungkinan cuaca saat itu. Untuk itu diperlukan informasi cuaca dan iklim yang mutakhir.

Bagaimana cuaca dan iklim di Arab Saudi?

Pada masa dahulu daerah Arab Saudi dikenal menjadi dua bagian yakni daerah Hijaz dan daerah gurun Najd. Hijaz adalah daerah pesisir barat Semenanjung Arab yang didalamnya terdapat kota-kota diantaranya adalah Mekkah, Madinah dan Jeddah dan daerah Najd yang meliputi daerah gurun sampai pesisir timur. Arab Saudi terletak di antara 15°LU - 32°LU dan antara 34°BT - 57°BT. Luas kawasannya sekitar 2.240.000 km²; di sebelah barat terdapat laut Merah yang mempunyai peran banyak dalam pembentukan hujan di kawasan sekitarnya. Arab Saudi merangkumi empat perlima kawasan di Semenanjung Arab dan merupakan negara terbesar di Asia Timur Tengah. Permukaan terendah di sini ialah di Teluk Persia pada 0 m dan Jabal Sauda' pada 3.133 m diatas permukaan laut. Arab Saudi terkenal sebagai sebuah negara yang datar dan mempunyai banyak kawasan gurun. Gurun yang terkenal ialah di sebelah selatan Arab Saudi yang dijuluki "Daerah Kosong" (Rub al Khali), dn merupakan kawasan gurun terluas di dunia. Namun demikian di bagian barat dayanya, terdapat kawasan pegunungan yang berumput dan hijau. Arab Saudi yang terletak di antara 15°LU - 32°LU termasuk dalam pinggiran kawasan tropik dan pinggiran kawasan subtropik yang mempunyai musim panas dan musim dingin meskipun hampir selalu panas, dan beda suhu malam dan siang hari sangat besar sampai lebih dari 15 oC. Dari bulan Mei sampai September, di bagian tengah sangat panas dan kering. Suhu udara rata-rata sekitar 42°C dan pada suatu waktu dapat mencapai lebih dari 50°C. Kelembapan udara lebih rendah dari 50 %. Di kawasan sekitar pantai agak lebih dingin dengan suhu udara lebih rendah dari 38°C dan kelembapan dapat mencapai 85%. . Namun demikian dengan suhu tinggi dan kelembapan tinggi makin menjadikan udara tidak nyaman utamanya pada malam hari. Daerah dengan suhu rendah kurang dari 15 oC terdapat di puncak-puncak pegunungan seperti yang terdapat di pegunungan Asir. Di daerah tersebut pada musim dingin suhu udara sering sangat rendah, misalnya di Riyadh pada siang hari dalam bulan Desember suhu rata-rata pada siang hari mencapai sekitar 7°C, dan bahkan kadang-kadang dapat mendadak turun sampai dibawah nol derajat di malam hari dan dapat turun salju. Namun demikian dalam musim dingin hujan lebih banyak dibandingkan musim panas. Hanya di bagian selatan yang pada musim panas banyak hujan karena monsun, meskipun jumlahnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan curah hujan di Indonesia.

Jeddah.
Jeddah terletak di kawasan pantai sebelah barat.

Januari – Maret. Dalam bulan Januari sampai Maret rata-rata suhu minimum antara 17 dan 19 oC, rata-rata suhu maksimum antara 28 dan 32 oC ; dalam bulan Maret pada suatu saat dapat mencapai 38 oC. Hari ada hujan paling banyak 2 hari pada bulan Januari dengan banyaknya curah hujan rata-rata sekitar 10 mm (bandingkan dengan di Indonesia yang banyaknya hari hujan paling rendah 5 dan banyaknya hujan tiap bulannya lebih dari 60 mm).

April – Juni. Dalam bulan April suhu udara mulai naik; sampai dengan bulan Juni rata-rata suhu minimum antara 24 dan 26 oC, suhu maksimum antara 34 dan 38 oC tertnggi 47 oC dapat terjadi dalam bulan Juni. Curah hujan makin sedikit; paling banyak hanya sekali ada hujan setiap bulannya dan banyaknya curah hujan kurang dari 2 mm setiap bulannya.

Juli – September. Bulan Juli sampai September adalah bulan paling panas. Rata-rata suhu minimum antara 26 – 28 oC, dan rata-rata suhu maksimum mencapai 37 – 40 oC dengan tertinggi sekitar 42 oC. Curah hujan sangat sedikit dan hampir tidak pernah ada hujan .

Oktober – Desember. Bulan Oktober suhu udara mulai turun sampai terrendah dalam bulan Desember. Dalam bulan Oktober rata-rata suhu minimum sekitar 24 oC dan terus turun sampai sekitar 20 oC di dalam bulan Desember. Rata-rata suhu maksimum turun dari sekitar 34 oC sampai sekitar 30 oC. Hujan mulai banyak dan paling banyak dibandingkan dengan curah hujan dalam bulan-bulan lainnya. Dalam bulan Nopember dan Desember dua sampai 3 hari ada hujan dengan banyaknya curah hujan dapat mencapai sekitar 30 mm dalam sebulan.

Makkah:
Makkah yang terletak di sebelah timur dari Jeddah agak jauh dari pantai sehingga lebih panas dibandingkan di Jeddah.

Januari – Maret . Dari bulan Januari sampai Maret rata-rata suhu minimum antara 18 dan 21 oC, rata-rata suhu maksimum antara 30 dan 35 oC, dengan tertinggi 42 oC pada bulan Maret; tetapi hujan lebih banyak. Hari ada hujan 2 sampai 4 hari dan banyaknya curah hujan sebulan sekitar 6 sampai 20 mm.Bulan Januari adalah yang paling banyak curah hujannya.

April – Juni. Seperti halnya di Jeddah, dari bulan April suhu udara mulai naik sampai rata-rata suhu minimum antara 24 dan 28 oC, dan rata-rata suhu maksimum antara 38 dan 44 oC. Curah hujan berkurang dengan paling banyak dalam bulan April. Dalam bulan April satu sampai dua kali ada hujan setiap bulannya dan dengan banyaknya curah hujan kurang dari 10 mm dalam sebulan.

Juli – September. Bulan Juli – September adalah bulan paling panas. Rata-rata suhu minimum antara 28 – 29 oC, dan rata-rata suhu maksimum mencapai 42 – 43 oC. Tetapi curah hujan masih sering terjadi meskipun sedikit jumlahnya. Rata-rata 2 sampai 3 hari ada hujan dengan banyaknya curah hujan antara 2 dan 7 mm per bulan. .

Oktober – Desember. Bulan Oktober suhu udara mulai turun sampai terrendah dalam bulan Desember. Dalam bulan Oktober rata-rata suhu minimum sekitar 25 oC dan terus turun sampai sekitar 20 oC di dalam bulan Desember. Rata-rata suhu maksimum turun dari sekitar 40 oC sampai sekitar 32 oC. Hujan mulai banyak dan paling banyak dibandingkan dengan curah hujan dalam bulan-bulan lainnya. Dalam bulan Nopember dan Desember 3 sampai 5 hari ada hujan dengan banyaknya curah hujuan dapat mencapai sekitar 26 mm dalam sebulan.

Maddinah :
Maddinah terletak di sebelah utara sekitar 600 km dari Makkah dan dari permukaan laut lebih tinggi dibandingkan ketinggian Makkah. Meskipun juga masih panas tetapi lebih dingin dibandingkan Makkah, sedangkan curah hujannya lebih sedikit

Januari – Maret . Dari bulan Januari sampai Maret rata-rata suhu minimum antara 11 dan 17 oC, dan rata-rata suhu maksimum antara 23 dan 30 oC. Hari ada hujan 2 sampai 4 hari dan banyaknya curah hujan sebulan sekitar 4 sampai 13 mm.Bulan Maret adalah yang paling banyak curah hujannya.

April – Juni. Seperti halnya di Jeddah dan Makkah, rata-rata suhu udara mulai naik sampai rata-rata suhu minimum antara 20 dan 28 oC, dan rata-rata suhu maksimum antara 34 dan 43 oC. Curah hujan berkurang tetapi dalam bulan April masih agak banyak, dengan 4 hari ada hujan setiap bulannya dan banyaknya curah hujan sekitar 15 mm dalam sebulan. Hujan makin kurang di bulan berikutnya.

Juli – September. Bulan Juli sampai September adalah bulan paling panas. Rata-rata suhu minimum antara 28 – 30 oC, dan rata-rata suhu maksimum mencapai 42 – 43 oC; tertinggi 48 oC dapat terjadi dalam bulan Juli . Tetapi curah hujan masih sering terjadi meskipun banyaknya curah hujan sedikit. Rata-rata 1 sampai 2 hari ada hujan dengan banyaknya curah hujan kurang dari 4 mm per bulan. .

Oktober – Desember. Bulan Oktober suhu udara mulai turun sampai terrendah dalam bulan Desember. Dalam bulan Oktober rata-rata suhu minimum sekitar 23 oC, dan terus turun sampai sekitar 13 oC di dalam bulan Desember. Rata-rata suhu maksimum turun dari sekitar 37 oC di bulan Oktober sampai sekitar 25 oC di bulan Desember. Hujan mulai banyak dan paling banyak dalam bulan Nopember. Dalam bulan Nopember 3 sampai 5 hari ada hujan dengan banyaknya curah hujan dapat mencapai sekitar 16 mm dalam sebulan. Dalam bulan lainnya hari hujan sekitar 1 sampai 2 kali dengan banyaknya curah hujan antara 5 mm dan 9 mm per bulan.

Ryadh :
Riyadh terletak di tengah jazirah Arab dan terletak di bagian utara Arab Saudi. Tempatnya di sekitar gurun pasir tetapi pada dataran tinggi.

Januari – Maret . Dari Januari sampai Maret rata-rata suhu minimum antara 8 dan 15 oC, dan rata-rata suhu maksimum antara 20 dan 27 oC; tetapi pada suatu saat dapat mencapai 38 oC. Hujan agak banyak antara 6 sampai 30 mm per bulan dengan hari hujan 4 sampai 11 hari .Bulan Maret adalah yang paling banyak curah hujannya.

April – Juni. Seperti halnya di Jeddah dan Makkah, rata-rata suhu udara mulai naik sampai rata-rata suhu minimum antara 19 dan 28 oC, dan rata-rata suhu maksimum antara 32 dan 43 oC. Curah hujan berkurang dengan paling banyak dalam bulan April dengan 11 hari ada hujan setiap bulannya dengan banyaknya curah hujan sekitar 24 mm per bulan. Hujan makin kurang di bulan berikutnya.

Juli – September. Bulan Juli sampai September adalah bulan paling panas. Rata-rata suhu minimum antara 26 – 29 oC, dan rata-rata suhu maksimum mencapai 40 – 44 oC; tertinggi 48 oC dapat terjadi dalam bulan Juli . Curah hujan sangat sedikit dan bahkan sampai tidak ada hujan.

Oktober – Desember. Bulan Oktober suhu udara mulai turun sampai terrendah dalam bulan Desember. Dalam bulan Oktober rata-rata suhu minimum sekitar 21 oC, dan terus turun sampai sekitar 10 oC di dalam bulan Desember. Rata-rata suhu maksimum turun dari sekitar 35 oC di bulan Oktober sampai sekitar 21 oC di bulan Desember tetapi pada suatu saat masih dapat mencapai 35 sampai 45 oC. Hujan mulai banyak dan paling banyak dalam bulan Desember. Hari hujan sebanyak 2 sampai 7 hari dengan curah hujan antara 2 sampai 7 mm perbulan..

=========
Sumber : data WMO, BMKG.
Penulis : Soerjadi Wh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar