Banyak orang memandang bahwa angin puting beung itu hanya membuat kerusakan seperti yanyg diberitakan dalam berbagai media massa, misalnya : sebanyak 35 buah rumah hancur dan lima buah di antaranya rata dengan tanah setelah diterjang angin puting beliung di kawasan Gunung Kijang, Kawal, Bintan, Kepulauan Riau, Kompas Minggu (21/9/2009). Puting beliung menerjang kawasan Purwodadi, Pasuruan. Akibat terjangan angin kencang ini, beberapa pohon serta baliho milik Bank Jatim ambruk dan menimpa sebuah truk. Akibatnya baliho melintang di tengah jalan. (detiksurabaya.com, Kamis 20/2/2009). . Puting beliung yang mempunyai daya angkat berton-ton dan angin ribut yang mempunyai kecepatan lebih dari 50 knot atau 90 km/jam itu memang berpotensi besar untuk menimbulkan kerusakan benda-benda yang dilewati. Namun demikian puting beliung dan angin ribut sebagai fenomena alam pasti mempunyai nilai yang disatu sisi membahayakan dan disisi lain mempunyai nilai yang dapat memberi keuntungan. Benarkah demikian? Baca ulasan selanjutnya.

Bagaimana cara mengendalikannya?
Sesuai dengan sifat dan dampak yang ditimbulkan oleh puting beliung dan angin ribut tersebut maka untuk mengendalikannya diperlukan berbagai langkah, antara lain :
• Mengurangi tanah terbuka dengan memperbanyak tanaman dan pepohonan sehingga pemanasan tanah dapat berkurang, sehingga apabila terbentuk awan gerak vertical di dalam awan tidak terlalu tinggi. Meskipun penanaman pohon juga dapat menambah kadar kelembapan udara sehingga memungkinkan bertambahnya pembentukan awan dan hujan namun bahaya angin dapat terkurangi.
• Membuat bangunan / rumah yang tahan angin dengan menggunakan tiang-tiang yang kokoh dan atapnya terbuat dari bahan-bahan yang ringan dan dirangkai dengan erat. Sebaiknya tidak menggunakan genteng yang mudah lepas.
• Tanamlah pohon yang daunnya kecil-kecil dan batangnya tidak mudah patah, misalnya pohon bambu.
Tanaman bambu adalah yang paling baik. Selain daunnya kecil-kecil dan pohon serta batangnya tidak mudah patah, bamboo juga banyak manfaatnya, misalnya dapat menahan tanah longsor, rebungnya dapat dimakan dan mengandung gizi yang tinggi, pohonnya dapat digunakan untuk barang-barang hiasan dan alat rumah tangga serta dapat digunakan untuk konstruksi bangunanan yang ramah terhadap gempa. Dengan demikian menanam pohon bamboo di daerah yang sering terjadi puting beliung dan angin ribut adalah langkah yang paling bijaksana, karena selain melakukan tindak antisipasi untuk mengurangi kerugian dan meningkatkan keselamatan juga dapat memberikan keuntungan.
Soerjadi Wh. Jan. 2010.
1. Puting beliung itu, angin ribut yang wutah dari awan ke permukaan bumi, terus nyebar ke mana-mana.
BalasHapusTornado, udara yang kesedot ke dalam awan, dari bawah menuju ke atas - berpilin.
2. Yang untung memang yang dapat kompensasi.
Bahasan yang menarik, tapi bagaimana mengetahui daerah tertentu berpotensi tinggi terjadi angin puting beliung ?
BalasHapusPak Sibadu, tentang tempat-tempat puting beliung yang lebih rinci dapat Anda lihat di www.pustakacuaca.blogspot.com
BalasHapusWass.
SWh